-->
akhir akhir ini sering kita saksikan bahwa sering muncul masalah masalah yang dihadapi bangsa ini, mulai dari Korupsi, Kolusi, nepotisme, narkoba , Illegalloging, dan masih banyak lagi yang mungkin jika ditulis sampai beberapa lembar . kesempatan saat ini mungkin saya tidak akan berbicara tentang masalah masalah diatas , mengapa demikian?, hal ini disebabkan karena rasa jenuh dan capek saya untuk mengurusi perkara perkara berat seprti diatas.
Dalam kesempatan
ini saya ingin sedikit membicarakan tentang fungsi kita sebagai makhluk sosial
, ya makhuk sosial yang saling membutuhkan dengan manusia lainnya , akhir akhir
ini saya merasa aneh dengan kejadian kejadian yang saya alami atau bahkan saya
lihat disekitar saya . ada satu keanehan yang saya rasakan ketika saya sedang
ada suatu perempatan di salah satu kota di jawa timur , yah pada saat itu hujan
deras , akan tetapi di bawah lampu merah ada segerombolan anak kecil dengan
membawa lap kecil dengan sediit air sabun mencoba mengais rejeki dengan cara
membersihkan kaca tersebut .
Ada 2 keanehan
yang saya rasakan ,dan banyak pertanyaan yang timbul di pikiran saya. Keanehan pertama
adalah saya tidak melihat wajah susah dari anak anak kecil tersebut , mereka
tertawa , bercanda satu sama lainnya ,
ini yang menjadi pertanyaan dari saya , mengapa mereka tidak takut, mengapa
mereka tidak malu dan mengapa – mengapa yang lain itu masih banyak tersimpan
dalam benak piiran saya .
Kemudian dari
keanehan tersebut muncul banyak pertanyaan dikepala saya , diantaranya adalah
mengapa mereka pada saat itu tidak bersekolah selayaknya teman teman sebaya
mereka, mengapa mereka malah ada di jalan , apakah orang tua mereka kegiatan
mereka, apakah mereka tidak takut akan bahaya yang ada di jalan dan yang saya
herankan adalah dimana pemerintah setempat ketika tahu banyak anak usia sekolah
ada di perempatan lampu merah pada jam sekolah , dimana peran mereka sebagai
pelindung masyarakatnya ,dimana mereka , itulah yang menjadi pertanyaan .
Apakah mereka
sudah pada buta , atau sitem yang menjerat sehingga mereka tidak berkuasa melakukan sesuatu , padahal
sudah jelas pada pasal 34 UUD 1945 disebutkan Fakir miskin dan
anak terlantar dipelihara oleh negara. Kemudian muncul pertanyaan lagi dikepala
saya , pada dasarnya anak –anak yang tadi berada di lampu merah itu
diklasifikasikan ke golongan yang mana ,
kalo menurut saya , mereka masuk kedalam yang kedua ,mengapa demikian ?.
Sebenarnya jawabanya
masih ambigu, saya menyebut mereka anak
terlantar , pada saat itu memang iya , tapi hati kecil ini berfikir apa iya
mereka terlantar , apa iya mereka tidak memiliki orang Tua . kesampingkan semua
argument yang ada dalam pikiran saya , kemudian mulailah kejengkelan sekaligus pertanyaan berat yakni , jika
pemerintah sudah jelas tutup mata akan masalah ini , dimanakah kalian hai para
orang kaya , bermobil warna warni , bertaskan hermes , dan lainnya , apakah
kalian tidak melihat mereka , mana sosok manusiawimu ? akan habiskah hartamu
jika kalian mau membantu untuk menyekolahkan mereka , mengajarkan kepada mereka
untuk menjadi manusia yang baik , mengapa kalian lebih suka membicarakan
korupsi ,kolusi , nepotisme daripada memberi kesempatan mereka untuk menjadi
manusia yang baik, yang tahu mana yang baik dan mana yang buruk, memberikan
kesempatan pada mereka untuk menerima pendidikan yang layak , mereka adalah
penerus bangsa , pendidikan yang baik akan mampu menjadikan manusia baik , baik
dalam artian seluruhnya . dengan pendidikan yang baik kelak mampu menjadikan
mereka tidak melakukan korupsi,kolusi maupun nepotisme, pendidikan yang baik
juga kelak akan melahirkan manusia yang mampu berfikir bagaimana mencintai dan
menjaga dengan baik bangsanya . sebegitu peningkah bisnis mu, sebegitu
pentingkah smoothing rambutmu, sebegitu pentingkah mobilmu sehingga kalian juga ikut ikutan
pemrintah yang menutup mata untuk sedikit banyak mempedulikan keadaan sesamamu setidaknya
di bidang pendidikan , dimana dengan pendidikan akan muncul sebuah harapan baik
bagi kelangsungan hidup dirimu , orang disekitarmu , dan bangsamu
Love you
indonesia