Di usiaku yang sudah 20 tahun mungkin sudah bisa dibilang dewasa , atau bisa disebut matang dalam berfikir setidaknya , aku sudah mampu membedakan mana yang salah dan mana yang benar , dan mungkin aku juga sudah bisa menentukan baik atau buruknya sesuatu yang aku alami atau akan aku alami.
Selama duapuluh tahun , aku hidup di dunia ini tentunya tak lepas dari banyaknya kesalahan yang aku lakukan , tanpa disadari dari banyaknya kesalahan yang aku lakukan , entah itu disengaja atau tidak disengaja ,aku ngerasa itu hasil dari kebodohanku sebagai manusia . Kebodohan yang berasal dari ketidaktahuanku atau kebodohan yang sengaja aku lakukan dengan melanggar pengetahuanku.
Kebodohan yang disebabkan oleh ketidaktahuanku mungkin masih bisa dimaklumi , karena sebegitu banyak pengetahuan yang disediakan semesta ,sehingga masih begitu banyak yang mungkin memang belum aku tahu dan belum aku pelajari . kemudian kebodohan yang disengaja , dalam artian aku tahu tentang sebuah ilmu / pengetahuan tapi aku masih belum bisa mempraktekannya.
Hal itulah mungkin yang melahirkan sebuah penyesalan , dalam artian begini ," Mengapa aku yang sebenarnya tau tentang suatu ilmu tidak bisa sepenuhnya mmpraktekkannya. Dan yang terjadi pada diriku saat ini adalah ,ketika aku tahu bahwa mencari atau menuntun ilmu itu hukumnya wajib bagi semua manusia dan tanpa batasan umur aku masih belum mampu dan bahkan gagal melakukannya.
Contoh sederhananya begini , aku lahir dilingkungan yang kental dengan agama . Keluarga besarku juga adalah golongan kaum santri yang begitu kentalnya nuansa islam dan religiusnya lumayan tinggi . Sejak kecil aku sudah ditempatkan di tempat pendidikan agama , khususnya madrasah dan pesantren.
Selama hampir 13 tahun aku mengennyam yang namanya pendidikan agama .
Mulai dari belajar yang dasar yaitu membaca Al-quran , kemudian belajar bahasa arab , Nahwu sorof , fiqhih , tauhid , hadist sampai Tafsir . Dengan kitab kitabnya mulai dari imriti , alfiyah , safinah , taklim mutaalim , kifayatul awwam , tadzhib , usul fiqih , tarikh , bulughur marram , riyadushalihin , mukhtarul al hadist , irsyatul ibat sampai yang paling top Tafsir jalalain . Hal tersebut bisa dibuktikan setidaknya saya mampu untuk membaca kitab kuning yang disebutkan diatas .
Mulai dari belajar yang dasar yaitu membaca Al-quran , kemudian belajar bahasa arab , Nahwu sorof , fiqhih , tauhid , hadist sampai Tafsir . Dengan kitab kitabnya mulai dari imriti , alfiyah , safinah , taklim mutaalim , kifayatul awwam , tadzhib , usul fiqih , tarikh , bulughur marram , riyadushalihin , mukhtarul al hadist , irsyatul ibat sampai yang paling top Tafsir jalalain . Hal tersebut bisa dibuktikan setidaknya saya mampu untuk membaca kitab kuning yang disebutkan diatas .
Nah , kemudian yang sangat menjadi penyesalan dalam hidupku selama 20 tahun ini ada 2 .:
Yang pertama adalah , Mengapa dulu disaat aku disuruh orang tua untuk memperdalam ilmu agama aku males , membangkang , sering tidak masuk (bolos) padahal ilmu agama itu penting . Apalagi aku anak pertama dan anak lakilaki satunya , yang bakal jadi imam buat keluargaku , buat adikadikku dan juga dari keluarga ibuku , cuma aku anak lakilaki . Aku juga harus jadi imam untuk kedua kakak perempuanku dari pakdhe dan dua kakak perembuanku dari budhe . Setidaknya aku harus jadi imam buat mereka sampai ada pendamping hidupnya , kalau ilmu agamaku tidak mumpuni apakah aku bisa menuntun mereka untuk tetap selalu ada di jalan yang telah ditunjukan Allah Swt .
Yang Kedua, dari sekian banyak yang aku pelajari aku masih belum bisa mengamalkannya semua . Faktanya sholat aja masih sebagai penutup kewajiban bukan sebuah kebutuhan , selain itu sering bolong . Zakat , msih sebatas zakat fitri dan zakat penghasilan , belum sepenuhnya mampu bersedekah dg ikhlas , jujur dan menyembunyikan tangan kanan dari tangan kiri . Puasa ? cuma puasa ramadhan doang , yah meskipun alhamdulilllah full terus tapi apa puasaku itu bener-bener puasa ? . Selain dari semua itu ak mash ngerasa banyak yang belum aku amalkan , wallahuallam lah apa yang bakal aku terima dari Allah SWT kelak.
Yang Kedua, dari sekian banyak yang aku pelajari aku masih belum bisa mengamalkannya semua . Faktanya sholat aja masih sebagai penutup kewajiban bukan sebuah kebutuhan , selain itu sering bolong . Zakat , msih sebatas zakat fitri dan zakat penghasilan , belum sepenuhnya mampu bersedekah dg ikhlas , jujur dan menyembunyikan tangan kanan dari tangan kiri . Puasa ? cuma puasa ramadhan doang , yah meskipun alhamdulilllah full terus tapi apa puasaku itu bener-bener puasa ? . Selain dari semua itu ak mash ngerasa banyak yang belum aku amalkan , wallahuallam lah apa yang bakal aku terima dari Allah SWT kelak.
Aku tidak pernah dan tidak akan menyalahkan oranglain dengan semua ini , semua kebodohan ini murni salahku . Dan sekarang kiranya apa yang bisa aku lakukan ?. Balik dari awal belajar semua tentang ilmu agama , setidaknya kelak aku mampu menjaga diriku dan keluargaku untuk tidak berurusan dengan perbuatan yang bathil dan dilarang oleh agama .
Semoga aku masih diberi kesehatan agar bisa terus belajar , supaya kelak aku bisa bermanfaat khususnya buataku dan kaluargaku , dan masyarakat pada umumnya . Barrakallahu ...
Semoga diberi barokah ilmu , pintar bukan untuk membodohi dan semoga bermanfaat..
Alfatihah kepada semua yang pernah mengajarku dan memberiku ilmu walau satu ayat khusunya Buya KH. Cholil Mustofa dan ibu , Semoga tetap dilindungi Allah dan semoga ilmu yang aku dapat barokah fiddini wal akhirah . Alfatihah....
Semoga aku masih diberi kesehatan agar bisa terus belajar , supaya kelak aku bisa bermanfaat khususnya buataku dan kaluargaku , dan masyarakat pada umumnya . Barrakallahu ...
Semoga diberi barokah ilmu , pintar bukan untuk membodohi dan semoga bermanfaat..
Alfatihah kepada semua yang pernah mengajarku dan memberiku ilmu walau satu ayat khusunya Buya KH. Cholil Mustofa dan ibu , Semoga tetap dilindungi Allah dan semoga ilmu yang aku dapat barokah fiddini wal akhirah . Alfatihah....