Sabtu, 22 September 2012

Sanggupkah kau menerimanya

Manusia Terlahir di dunia tanpa sehelai benang , tanpa membawa apa apa , hanya tangis yang ia bawa sebagai pertanda bahwa dia telah hadir ditengah kita .Bagaikan selmbar kertas putih yang siap diwarnai , ditulisi dengan cerita kehidupan baik itu yang sifatnya baik ataupun yang buruk . Sekarang kita bicara , bayi yang baik itu seperti apa ?, tentunya yang terlahir jelas dengan identitas ayah ibunya. . Akan tetapi jika ada bayi yang ternyata lahir tanpa seorang ayah (hasil hubungan terlarang) apakah bayi tersebut itu salah ? , jangan salahkan bayi tersebut , mereka tak tahu apa apa , mereka pun tak tahu dosa apa yiang telah diperbuat kedua orang tuanya .
Sekarang kita lihat dari posisi ibunya , bagaimana kehidupan sosialnya yang melahirkan seorang bayi lucu tanpa ayah ? , perempuan bejat , perempuan jalang , perempuan bla bla bla mungkin itu yang akan keluar dari mulut khalayak umum .Tapi apa dia tak punya hak untuk hidup , dan hak untuk menghidupi , kalau menurutku pandanganku sebesar apapun kesalahan seseorang itu adalah dosa masa lalunya , akan tetapi hari esok dan masa depannya masih suci .jadi jangan selalu salahkan mereka , mereka juga masih punya hak untuk hidup lebih baik kedepannya .

Sekarang aku mau cerita tentang kejadian diatas , dari sudut pandang laki laki .
Ketika kamu seorang cowok , kamu tahu tetanggamu cewek melahirkan tanpa seorang ayah , pasti buruk lah pandangan kita terhadap dia , tapi seiring berlalunya waktu , kedua orang tuamu menyuruh kamu menikahinya tanpa ada sedikit cinta dan sayang kepadanya , kemudian orang tua kita menyuruh kita meninggalkan orang yang benar kita cintai dan sayangi , galau gak kalo ini ?
Tapi beruntunglah kita kalo punya pandangan bahwa Tuhan punya rencana lain atas semua ini , pasti kita akan menerima , menerima permintaan orang tua kita , menerima keadaan calon istri kita . Dan berfikir ini adalah jalan Tuhan dimana ini baik kita ,

Kamis, 20 September 2012

Budaya yang hilang

Budaya yang Hilang (Part 1)


Hiduplah Indonesia Raya.............

  Pernahkah kita memikirkan apa yang setiap hari kita dengar,dan apa yang kita lihat ?, apa yang bisa kita rasakan? Apa yang bisa kita nilai dari ucapan yang terdengar di telinga kita?, apa yang bisa kita cerna dari apa yang kita lihat?
  Serasa semu, ketika kita mendengar beberapa oraang atau beberapa kelompok berargumen, saling tuduh, saling meghina,saling memfitnah dan menganggap hanya dirinya sendiri dan pendaptnyaa yang benar. Coba kita sama sama berfikir , mereka adalah orang orang hebat, orang yang punya jabatan punya kedudukan dan punya gelar (baca : orang pinter) , tapi apa yang mereka lakukan ? saling bersahutan  ketika berbicara, tidak ada bedanya dengan burung-buung yang sedang ikutan kontes . Kemanakah sikap saling menghargai yang mereka miliki? Apakah ketika dulu mereka bersekolah tidak ada pelajaran yang mengajarkan sikap saling menghargai , setidaknya jika ada orang lain berbicara.
  Rasa bangga, rasa senang dapat di lihat jika seseorang itu mampu  membuat lawan bicaranya diam dan tidak membalas ucapannya, kalo begitu buat apa mereka memiliki gelar gelar di depan atau dibelakang namanya , jika tujuannya hanya menjatuhkan lawan bicara.
  Kejadian ini terjadi terus menerus dan berlangsung hampir setiap hari, di televisi  pun sekarang sudah menjadi trend, dimana beberapa tokoh dihadirkan untuk dimintai pendapat, tapi yang terjadi malah lebih miris karena apa?, ya karena selalu beranggapan bahwa pendapat, ide atau gagasanya yang paling benar, terkadang saya berfikir ini sebenarnya acara debat apa adu domba? Disinilah kita mulai memikirkan,disinilah kita mulai rasakan bahwa ada budaya yang hilang dari bangsa kita. Saya menyebutnya BUDAYA MENGHARGAI.
  Budaya menghargai merupakan budaya masyarakat bangsa kita ,menghargai dari hal apapun,bangsa ini bissa bertahan keutuhunnya tak lepas dari budaya menghargai . Jadi budaya menghargai haruslah tetap dipertahankan, ini bangsa berisikn manusia yang berakal bukan sekumpulan singa di afrika yang saling mengancam dan saling mengancam.
Semoag secepatnya kita semua akan sadar , bahwa saat ini kita sudah kehilangan dengan apa yang namanya Menghargai