Rabu, 30 Januari 2013

aku dan cerita dari mereka

Ini kisah nyata , saat aku mulai mau untuk kembali menjadi pendengar setiap gundah rasa dari orang sekitarku . 

Tapi aku tak tahu , entah dari mana aku memulai bercerita lewat tulisan ini .

 Membagi yang dia rasa kepada kalian , menuliskan setiap senyum , tawa , asa dan air mata yang dia tampakkan saat bercerita kepadaku .

 Aku bukan Tuhan yang punya berjuta cara dan mampu memberikan petunjuk kepadanya , memberi jalan keluar dengan hanya satu kata man jadda wa jadda

Aku juga bukan nabi yang selalu siap memberi syafaat pada umatnya . 

Aku juga bukan pujangga yang pandai merangkaikan kata demi kata untuknya , yang merubah cerita menjadi sajak penuh makna . 

Tapi.....

aku punya telinga yang mencoba menerima setiap kata yang keluar dari mulutnya . 

Menggunakan hati dan rasa untuk memilah setiap masalahnya .

Dan berkata apa yang seharusnya ia katakan .

Karena kuyakin setiap masalahnya sebenarnya hanya dia yang tahu apa jalan keluarnya

Minggu, 27 Januari 2013

Bukan salah Pancasila (sila satu )


Jangan salahkan PANCASILA !!!

Bangsa adalah jiwa,suatu asas kerohanian yang timbul dari kejayaan bersama dimasa lampau sebagai hasil sejarah dam kehendak atau persetujuan bersama untuk hidup bersama dari masa sekarang dan pada masa yang akan datang dengan kesediaan memberikan pengorbanan pengorbanan.  Ernest Renan

Suatu bangsa lahir adanya rasa kesamaan yang timbul dari banyak hal, bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu ,yang dapat mempersatukan pandangan hidup guna mendapatkan tujuan hidup yang lebih baik bagi bangsanya, Indonesia lahir dari adanya rasa senasib dan sepenanggungan. Senasib sebagai bangsa terjajah dan sepenanggungan merasakan susahnya,sakitnya dan tersiksanya menjadi negara jajahan.
Bangsa Indonesia bukan merupakan bangsa cengeng yang memeroleh kemerdekaanya dari pemberian . lebih dari 3 abad pejuang kita berusaha membebaskan diri dari cengkraman jajahan, Indonesia lahir karena perjuangan, perlu kita sadari menjadi bangsa besar haruslah mempunyai pandangan hidup, dan Indonesia memiliki Pancasila sebagai pandangan hidup.
Pancasila adalah hasil pemikiran dari para pendiri bangsa, diamana Pancasila merupakan hasil kristalisasi dari kehidupan sosial masyarakat Indonesia , jika di telaah Pancasila adalah sesuatu yang real, sesuatu yang memang benar benar sesuai dengan kehidupan masyarakat kita. Akan tetapi akhir akhir ini miris rasanya jika ada anggapan bahwa Pancasila sudah dianggap gagal sebagai ideologi karena dirasa tidak mampu membawa kebaikan bagi INDONESIA .

JANGAN SALAHKAN PANCASILA,SALAHKAN DIRI KITA YANG TIDAK MAU MENJALANKAN PANCASILA.

Jika kita telaah satu persatu setiap sila sila yang terdapat pada Pancasila , rasanya apa yang terkandung didalamnya sudah sesuai dengan kehidupan dan budaya kita . Mulai dari sila yang pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa , bunyi sila tersebut nampaknya sudah jelas untuk dimengerti dan dipahami , bahwa negara kita adalah negara yang mempercayai adanya Tuhan . Akan tetapi , negara sendiri tidak pernah mengarahkan masyarakatnya untuk memilih agama tertentu , negara memberi hak seluas luasnya kepada masyarakat untuk memilih agama yang diyakini benar . Ketika muncul wacana wacana dari beberapa organisasi masyarakat (ormas) , yang mengatakan bahwa Indonesia adalah negara islam atau negara Kristen atau negara hindu dan sebagainya ,ini menunjukkan adanya ketidakpahaman mereka akan makna sesungguhnya dari sila pertama tersebut . Selain itu kiranya mereka kurang memahami sejarah lahirnya negara ini , dimana adanya rasa ikhlas dan toleransi . Indonesia terhampar luas dari sabang sampai merauke , demana didalamnya ada beribu ribu pulau , bermacam macam suku dan bahasa dan tentunya ada bermacam macam agama atau kepercayaan . Sederhanya Indonesia lahir bukan karena adanya salah satu suku , daerah atau agama yang melahirkan Indonesia . Akan tetapi bangsa ini lahir karena adanya rasa persatuan dan kesatuan dari perbedaan yang ada . Jadi sungguh riskan rasanya jika ada yang menginginkan Indonesia menjadi satu agama . negara memberikan kebebasan seluas luasnya kepada kita , untuk memilih agama apa yang sesuai dengan diri kita . Untuk itu alangkah baiknya jika kita mau memahami , bahwa Indonesia bukan negara agama (tertentu), akan tetapi Indoneisa adalah negara ber Tuhan (tanpa memaksa untuk percaya tuhan tertentu).

Selain itu dengan sila pertama , kita sebagai manusia sudah memiliki dasar untuk menjadi manusia yang sesungguhnya . Manusia dalam artian sesungguhnya , menurut saya adalah manusia yang mampu memahami mana yang benar dan mana yang salah derta memiliki rasa cinta kasih terhadap sesama makhluk ciptaan Tuhan . dengan kita percaya Tuhan dan mengamalakan ajaran agama yang kita percayai , rasanya sudah tepat dijadikan sebagai dasar untuk membangun bangsa ini . Jika kita percaya Tuhan tentunya kita akan mengamalkan ajarannya , menurut saya mana ada sih agama yang mengajarkan untuk berbohong , mencuri , mebunuh , korupsi , intoleransi tentunya tidak ada . maka olah sebab itu mari kita semua berusaha untuk memulai dari diri kita sendiri untuk mau mengamalakan ajaran agama kita , dan menguatkan keimanan terhadap Tuhan , supaya kita mampu dan bisa menjadi manusia yang baik dan tentunya kita bisa membawa bangsa ini lebih baik .

Tulisan ini bersambung