Ini kisah nyata , saat aku mulai mau untuk kembali menjadi pendengar setiap gundah rasa dari orang sekitarku .
Tapi aku tak tahu , entah dari mana aku memulai bercerita lewat tulisan ini .
Membagi yang dia rasa kepada kalian , menuliskan setiap senyum , tawa , asa dan air mata yang dia tampakkan saat bercerita kepadaku .
Aku bukan Tuhan yang punya berjuta cara dan mampu memberikan petunjuk kepadanya , memberi jalan keluar dengan hanya satu kata man jadda wa jadda
Aku juga bukan nabi yang selalu siap memberi syafaat pada umatnya .
Aku juga bukan pujangga yang pandai merangkaikan kata demi kata untuknya , yang merubah cerita menjadi sajak penuh makna .
Tapi.....
aku punya telinga yang mencoba menerima setiap kata yang keluar dari mulutnya .
Menggunakan hati dan rasa untuk memilah setiap masalahnya .
Dan berkata apa yang seharusnya ia katakan .
Karena kuyakin setiap masalahnya sebenarnya hanya dia yang tahu apa jalan keluarnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar