Kamis, 14 Maret 2013

#IniDuniaku | Hal baru.

Secangkir kopi tahlil khas pekalongan masih tercium bau khasnya , hitam pekat dan bau rempah tercampur menjadi satu , menjadikan kopi ini nikmat untuk dinikmati kapan saja . Pagi ini dimulai dengan datang kekampus , tapi sayang beribu sayang dosennya tak datang :) .Dan akhirnya balik ke kosan , dengan senyum lebar dan dalam hati bilang , nikmatnya pagi ini hehehe..

Eh tapi ntar jam 1 harus balik kampus lagi , untuk kuliah selanjutnya . Inilah gak enaknya semester 4 dibandingin ama semester-semester sebelumnya . Ada  waktu yang memisah antar mata kuliah satu dan mata kuliah yang lain . Tapi sudahlah , dinikmatin aja dibandingin ama kelas lain yang kuliahnya full beruntun dari pagi sampe sore .

Sampai dikosan pun , sepi banget hanya ada satu temenkos , yang tertinggal dikosan . Yah mungkin karena dia kuliahnya siang . Apa yang musti aku lakuin coba , kalo udah nganggur gini ?.  Gak ada kerjaan bro pagi ini , dan akhirnya surfing internet aja , cari cari yang asoy .

Mulai dari streaming videonya teh sarasvati , sierra soetedjo , pure saturday , angsa dan serigala dan masih banyak yang lain , aku lupa saking banyaknya :p . Sampai akhirnya aku kepikiran ama kerjaanku , kerja di industri creative itu gampang - gampang susah , tapi selama ini kayaknya masih belum nemu kesusahan , entah kenapa , mungkin karena akunya menikmati banget kerja di dunia beginian . 

Tapi urusan kerja ginian , nuntut kita untuk selalu update tentang kehidupan masyarakat , yah baik secara langsung atau tidak langsung , itu semua ngefek ama kerjaan kita . Entah kenapa dari dulu sampai sekarang aku tak pernah punya pikiran buat keluar dari kerjaan ini . Entah kenapa juga di hati dan di pikiran gak pernah kepikiran untuk cari kerjaan yang sifatnya berlawanan dari dunia kerjaku sekarang :) .

Yah meskipun belum besar besar amat , kerjaku didunia industri creative sangat dan sangat begitu membuat nyaman , nah pagi ini kebetulan lagi pengen cari cari bahan bacaan dan inspirasi tentang " wedding planner / wedding organizer " . Memang sih , keduanya itu beda , tapi yah bedanya gak jauh jauh amat . Bisa dikatakan keduanya , serupa tapi tak sama . 

Bicara tentang keduanya , tentunya harus dipahami dulu kalau semua yang berkaitan dengannya itu butuh kekreativan , dan balik lagi ujung-ujungnya bicara tentang konsep , konsep dan konsep . Nah ini mungkin yang menyebabkan kita untuk update , paling gak kalo kita update tentang apa yang terjadinya , itu bisa menjadi tambahan atau bahkan menjadi dasar lahirnya konsep yang akan kita pakai :).

Bayangin coba , kalo kita kerja beginian kita gak update ? , yah mungkin calon customer kita akan susah , kasian juga kalau apa yang mereka inginkan gak dapat kita terima dengan baik hanya gara gara kita gak tahu apa yang mereka inginkan . 

Meskipun pengalaman masih minim banget dan harus terus belajar , alhamdulillah sudah dua kali dapat pekerjaan buat ngurusin weddingnya orang dan diluar kota lagi , bahkan yang kedua ini di luar provinsi . Jujur untuk smentara ini , aku masih gak sebegitu itung-itungan yang namanya laba atau keuntungan , buatku sementara ini asal customer puas itu udah bikin seneng banget .

Aku tipe orang ang percaya kalo urusan rejeki , udah diatur dan disesuain ama kebutuhan . Jadinya gak seberapa ngebet ngejar gituan , cukup buat akomodasi dan ada sisanya dikit buat tabungan itu udah cukup . Dalam hati , pastinya punya keinginan buat bikin semua ini besar , tapi udahlah aku masih muda banget , masih mahasiswa,  kebutuhanku juga gak banyak banyak banget , Malah terkadang ,untuk saat ini aku takut kalo dikasih rejeki yang melebihinya begitu banyak dari kebutuhan . Takut gak kuat , namanya rejeki itu juga sebuah cobaan , seberapa kuat kita bisa amanat atas rejeki yang kita dapat .

Tapi sudahlah , intinya aku adalah orang suka dan nyaman dengan dunia kerjaku saat ini . Yang tak pernah ribet ama seragam , protokoler yang hamsyong banget ribet dan menurutku,  kerja ini bisa bermanfaat buat orang banyak dengan cara membuka lapangan pekerjaan buat orang lain dan jadi perantara pembuka jalan rejeki buat orang lain :).


 ~ Sukses itu menurutku , bukan hanya punya kedudukan , bukan hanya punya harta banyak
tapi , sukses itu adalah , dimana kita bisa membuat banyak senyum bagi orang sekitar kita dan bermanfaat bagi orang lain ~ 

Selasa, 12 Maret 2013

#CintaNesia | "Masih Enak Jaman Pak Harto"



Malam itu baru selesai hujan , suhu  di kota kota ini pun terasa lebih sejuk , bisa juga dibilang dingin .
Petang pun baru dimulai , pas setelah melaksanakan kewajiban seorang muslim yaitu sholat maghrib , akupun bergegas untuk keluar , yah malam itu aku rasa malam yang pas buat menikmati coklat panas sambil ngomongin kerjaan bareng seorang temen dari kampus sebelah .

Sebelum berangkat ke tempat tujuan , aku sempatin mampir ke Atm buat ngambil duit , maklumlah anak kos , jangan sering ada duit banyak di dompet bahaya bisa boros :) . 
Setelah itu , mampir makan juga,  entah kenapa kok rasanya malam itu pengen banget makan nasi goreng jawa depan kampus , yaudah sekalian aja mampir makan .

Diawalai dengan sapaan khas dari abang penjual nasi goreng ," Kate mangan opo kate tembel ban ,(mau makan apa mau tambal ban ) sapanya sambil tersenyum.
Kemudian aku jawab ngaco aja , " Ora mas , ape renang iki. (enggak mas , mau renang ). kemudian kita berdua ketawa kecil . Mungkin karena udah sering banget aku makan disana ,abang penjual nasi goreng ini pun tak perlu tanya aku mau pesen apa .
Tetep tak ada yang berubah dari abang nasi goreng yang satu ini , tetep dengan tubuh tambunnya dan konyolnya . Di samping gerobak nasi goring si abang ini , ada juga bapak bapak paruhbaya yang ikutan jualan juga , tapi jualan cikar , alias cilok bakar .
Sambil nungguin nasi goring jawanya mateng , Tak lupa aku sapa juga bapak bapak sebelah ini.
“Piye kabare pake? sehat ? (gimana kabarnya pak ? sehat?) tanyaku ke bapak penjual cilok tersebut.  

“Alhamdulillah sehat mas , Cuma dompet yang kurang sehat , jawabnya .
Sambil mengernyitkan dahi , aku Tanya balik tu bapak penjual cilok , Lah kok saget ngoten pak ? (kok bisa begitu pak?) .
“ Lah  gimana mas , jualan sepi musim nikahan juga lahkok dibarengin ama harga bawang , harga Lombok (cabai) naik, bentar lagi harga beras , terus kita jualannya gimana mas , “ jawabnya.
“Enggeh pak , kulo ningali teng berita regine bahan bahan mundak sedanten ( Iya pak , aku juga nonton di berita harga pada naik semua) ,”ucapku.
Kemudian abang nasi goreng pun ikutan nimbrung , sambil ngasih nasi goreng pesenanku yang udah mateng . “ Mundake ikuloh mas kebangeten , dek wingi isek telung puluh limo ewu , saiki wes sewidak , seng bakulan koyok kene iki nguelu mas . (Naiknya ituloh mas kebangetan , kemarin masih tiga puluh lima ribu , sekarang udah enam puluh ribu , yang jualan seperti kita ini pusing mas ).
Sambil , menyantap nasi goreng aku cuma menganggugkan kepala .
Kemudian , bapak penjual cilok bakar pun berucap kembali ,” sek penak jaman Pak Harto , masio otoriter tapi rakyat makmur (Masih enak zaman pak Harto , meskipun otoriter rakyat makmur ).

Perkataan bapak tersebut , berhasil membuatku berhenti makan untuk beberapa saat . Memang tidak aku respon perkataan tersebut , tapi jujur omongan barusan berhasil membuatku berfikir atas keadaan bangsa ini.
Sekejap didalam otakku berterbangan pertanyaan .
Apakah benar virus RPH (rindu pak harto) sudah menyerang kembali masyarakat Indonesia , dimana masyarakat  merasakan jauhnya perbedaan mudahnya hidup di jaman Pak Harto dengan hidup jaman sekarang .
Pertanyaan yang lain pun ikutan bermunculan , apakah reformasi tahun 1998 tidak berpengaruh , dan tidak berhasil membuat masyarakat memperoleh kehidupan yang lebih baik?

Bagaimana kinerja pemerintahan sekarang , apakaha mereka gagal?

Pertanyaan pun muncul begitu banyak , tapi perlu dipahami satu persatu tentang opini masyarakat yang mengatakan bahwa lebih enak hidup di jaman Pak harto daripada di jaman sekarang , meskipun bukan suara mayoritas tapi aku yakin , di berbagai daerah dan di hati masyarakat (awam) banyak yang berpikiran sama dengan bapak penjual cilok diatas .
Memang kita harus akui , Presiden Soeharto adalah presiden yang penuh dengan kontroversi , mulai dari kediktatorannya , isu KKN yang begitu banyak berkembang dan masih banyak yang lain . Tapi kita pun tak boleh untuk sepenuhnya menyalahkan beliau , kita harus inget dan mengapresiasi prestasi kerja beliau.
Pembangunan yang kita rasakan sekarang , swasembada di sektor pertanian dan masih banyak yang lainnya , kalo mau jujur  , kita harus mengakui jika hamper sebagian besar jalan tol yang ada di Indonesia di bangun pada era kepemimpinan Pak Harto.

Selain itu berbicara tentang , kemakmuran masyarakat itu memang benar adanya , hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya dan seringnya masyarakata berucap “Lebih enak Zaman Pak Harto”

Entahlah , bagaimana masyarakat menilai tentang Pak Harto , tapi kita sebagai pemuda perlu ikut berfikir , kok bisa masyarakat menganggap lebih enak hidup di zaman pak harto ,meskipun telah kita ketahui bersama betapa sulitnya untuk berbicara , berekspresi dan berkarya pada zaman itu.
Terus , bagaimana dengan pemimpin kita sekarang ? . Ah sudahlaah , aku mungkin bagian dari orang orang yang pesimis terhadap pemimpin kita saat ini . terlalu sibuk dengan urusan pribadinya , golongannya dan keluh kesahnya .Mungkin rakyat seperti kita tak penting untuk diurusi .

Semoga pada 2014 , ada calon yang benar benar mumpuni untuk memimpin negara yang kata cak nun adalah bocoran dari surga yang bernama Indonesia .