Minggu, 07 April 2013

Berkenalan dengan diri sendiri .




Dalam tataran keilmuan pikiran , dapat disederhanakan bahwa Tuhan menciptakan sesuatu dengan beberapa tingkatan .
Tingkatan pertama adalah ciptaan Tuhan yang bernama Makhluk Hidup, Tuhan menciptakannya bermacam macam ada manusia , hewan tumbuhan , langit , bumi , tanah , surga , neraka dan masih banyak yang lainnya.
Kemudian pada tingkatan kedua , dikhususkan menjadi manusia . Mengapa demikian ? karena manusia dibekali  kelebihan yang bernama akal pikiran , hal tersebut adalah pembeda dasar antara manusia dengan makhluk lain , yang terdapat pada tingkatan pertama .
Sederhananya jika kita memang manusia , pastinya kita dapat berbuat , berpikir dan bertindak dengan menggunakan akal dan pikiran kita . Jika dilihat dan dirasakan ada dari perbuatan kita yang tidak menggunakan akal pikiran dalam melakukan sesuatu , itu menandakan kita (manusia) mengalami degradasi  kembali ke tingkat pertama . Apa perbedaan kita dengan hewan ? jika kelakuan kita tidak berakal ? .
 Akan tetapi , jika kita berhasil untuk menggunakan akal pikiran  , maka naiklah tingkatan  kita ke tingkat selanjutnya yang disebut Khalifatul ardhi . Pada tingkatan Khalifatul ardhi  inilah sebenarnya titik aman kita sebagai manusia .

Karena pada dasarnya Tuhan menciptakan kita (manusia) , dengan dibekali akal dan pikiran untuk menjadi seorang khalifah fil ardhi , hal tersebut sudah jelas dalam Al-quran  (QS. Al-Baqarah [2]:30) “ Dan (ingatlah) tatkala Tuhanmu berkata kepada malaikat “sesungguhnya Aku akan menjadikan seorang Khalifah di muka bumi “. Ayat tersebut sudah jelas jika , hakekat manusia diciptakan untuk menjadi khalifah dibumi ,.  Dengan dibekali akal dan pikiran , manusia diharapkan dapat berperilaku dan berbuat selayaknya dia seperti manusia .

Akan tetapi , muncullah pertanyaan besar dalam diri kita bagaimana cara kita bisa dapat menjadi  khalifatulfil ardhi . Menurut hemat pemikiran saya sebelum kita menjadi pemimpin untuk bumi , sebaiknya kita  belajar terlebih dahulu bagaimana cara memimpin diri kita . Cara memimpin diri sendiri yang paling sederhana adalah , menggunakan kelebihan kita , yakni kelebihan akal pikiran yang telah diberikan Tuhan kepada kita , dimulai dengan berkenalan dengan diri sendiri .


Masih teringat jelas dalam hati maupun dalam otak pepatah umum  yakni.” Tak Kenal Maka Tak Sayang”.   Hal tersebut rupanya juga pas untuk diri kita , kita tidak akan menyayangi diri kita jika kita tidak kenal siapa diri kita sebenarnya .
Dengan menggunakan akal pikiran yang telah diberikan Tuhan , itu memberi jalan awal untuk mengenal diri sendiri . Langkah selanjutnya adalah memperkerjakaan akal pikiran tersebut , dengan bermodal pengetahuan / ilmu , akal pikiran bisa memilah sesuatu , dalam artian mampu memilah mana yang salah dan mana yang benar .
Berfikir dengan akal dan pikiran bagaimana untuk menjauhi sesuatu yang dilarang oleh Agama , hokum , dan norma yang ada di masyarakat itu membuktikan bahwa akal  kita berhasil menuntun dan menunjukkan tentang sesuatu yang tidak boleh kita lakukan artinya hal tersebut salah .  
Kemudian  jika dengan akal dan pikiran , kita mampu untuk berbuat dan bertindak sesuai anjuran atau aturan yang berlaku di Agama , hokum dan norma masyarakat ,  itu membuktikan jika akal pikiran kita berhasil membawa kita untuk jalan yang benar .
Sebaliknya  jika keduanya terbalik , itu menunjukkan bahwa kita  sudah gagal memperkerjakan  akal pikiran kita , secara otomatis kita telah gagal untuk memimpin diri kita sendiri dan pastinya gagal untuk memimpin bumi ini (khalifatulfilardhi).
Sekarang mari meraba diri kita sendiri  , apakah kita sudah mampu memimpin diri kita sendiri dengan cara kenal dengan pribadi kita,  baik yang dzohir ataupun dzomir . Alangkah baiknya kita gunakan akal dan pikiran disertai pengetahuan/ilmu  untuk memimpin diri  diri kita sendiri dan bersiap untuk menjadi khalifatulfirardhi yang sebenarnya. Karena seorang khalifatulardhi  yang asli, tidak akan melakukan sesuatu yang  salah , melanggar  aturan dan menyakiti sesamanya , melainkan akan berbuat  yang sesuai  aturan dan tentunya berbagi cinta kasih untuk semuanya…

Kamis, 14 Maret 2013

#IniDuniaku | Hal baru.

Secangkir kopi tahlil khas pekalongan masih tercium bau khasnya , hitam pekat dan bau rempah tercampur menjadi satu , menjadikan kopi ini nikmat untuk dinikmati kapan saja . Pagi ini dimulai dengan datang kekampus , tapi sayang beribu sayang dosennya tak datang :) .Dan akhirnya balik ke kosan , dengan senyum lebar dan dalam hati bilang , nikmatnya pagi ini hehehe..

Eh tapi ntar jam 1 harus balik kampus lagi , untuk kuliah selanjutnya . Inilah gak enaknya semester 4 dibandingin ama semester-semester sebelumnya . Ada  waktu yang memisah antar mata kuliah satu dan mata kuliah yang lain . Tapi sudahlah , dinikmatin aja dibandingin ama kelas lain yang kuliahnya full beruntun dari pagi sampe sore .

Sampai dikosan pun , sepi banget hanya ada satu temenkos , yang tertinggal dikosan . Yah mungkin karena dia kuliahnya siang . Apa yang musti aku lakuin coba , kalo udah nganggur gini ?.  Gak ada kerjaan bro pagi ini , dan akhirnya surfing internet aja , cari cari yang asoy .

Mulai dari streaming videonya teh sarasvati , sierra soetedjo , pure saturday , angsa dan serigala dan masih banyak yang lain , aku lupa saking banyaknya :p . Sampai akhirnya aku kepikiran ama kerjaanku , kerja di industri creative itu gampang - gampang susah , tapi selama ini kayaknya masih belum nemu kesusahan , entah kenapa , mungkin karena akunya menikmati banget kerja di dunia beginian . 

Tapi urusan kerja ginian , nuntut kita untuk selalu update tentang kehidupan masyarakat , yah baik secara langsung atau tidak langsung , itu semua ngefek ama kerjaan kita . Entah kenapa dari dulu sampai sekarang aku tak pernah punya pikiran buat keluar dari kerjaan ini . Entah kenapa juga di hati dan di pikiran gak pernah kepikiran untuk cari kerjaan yang sifatnya berlawanan dari dunia kerjaku sekarang :) .

Yah meskipun belum besar besar amat , kerjaku didunia industri creative sangat dan sangat begitu membuat nyaman , nah pagi ini kebetulan lagi pengen cari cari bahan bacaan dan inspirasi tentang " wedding planner / wedding organizer " . Memang sih , keduanya itu beda , tapi yah bedanya gak jauh jauh amat . Bisa dikatakan keduanya , serupa tapi tak sama . 

Bicara tentang keduanya , tentunya harus dipahami dulu kalau semua yang berkaitan dengannya itu butuh kekreativan , dan balik lagi ujung-ujungnya bicara tentang konsep , konsep dan konsep . Nah ini mungkin yang menyebabkan kita untuk update , paling gak kalo kita update tentang apa yang terjadinya , itu bisa menjadi tambahan atau bahkan menjadi dasar lahirnya konsep yang akan kita pakai :).

Bayangin coba , kalo kita kerja beginian kita gak update ? , yah mungkin calon customer kita akan susah , kasian juga kalau apa yang mereka inginkan gak dapat kita terima dengan baik hanya gara gara kita gak tahu apa yang mereka inginkan . 

Meskipun pengalaman masih minim banget dan harus terus belajar , alhamdulillah sudah dua kali dapat pekerjaan buat ngurusin weddingnya orang dan diluar kota lagi , bahkan yang kedua ini di luar provinsi . Jujur untuk smentara ini , aku masih gak sebegitu itung-itungan yang namanya laba atau keuntungan , buatku sementara ini asal customer puas itu udah bikin seneng banget .

Aku tipe orang ang percaya kalo urusan rejeki , udah diatur dan disesuain ama kebutuhan . Jadinya gak seberapa ngebet ngejar gituan , cukup buat akomodasi dan ada sisanya dikit buat tabungan itu udah cukup . Dalam hati , pastinya punya keinginan buat bikin semua ini besar , tapi udahlah aku masih muda banget , masih mahasiswa,  kebutuhanku juga gak banyak banyak banget , Malah terkadang ,untuk saat ini aku takut kalo dikasih rejeki yang melebihinya begitu banyak dari kebutuhan . Takut gak kuat , namanya rejeki itu juga sebuah cobaan , seberapa kuat kita bisa amanat atas rejeki yang kita dapat .

Tapi sudahlah , intinya aku adalah orang suka dan nyaman dengan dunia kerjaku saat ini . Yang tak pernah ribet ama seragam , protokoler yang hamsyong banget ribet dan menurutku,  kerja ini bisa bermanfaat buat orang banyak dengan cara membuka lapangan pekerjaan buat orang lain dan jadi perantara pembuka jalan rejeki buat orang lain :).


 ~ Sukses itu menurutku , bukan hanya punya kedudukan , bukan hanya punya harta banyak
tapi , sukses itu adalah , dimana kita bisa membuat banyak senyum bagi orang sekitar kita dan bermanfaat bagi orang lain ~